Kulit Terbakar Matahari Saat Berlibur Bagaimana Mengatasinya?

Sebentar lagi akan tiba hari libur nasional karena lebaran juga libur anak-anak sekolah. Pastinya sudah banyak rencana-rencana berlibur bagi Anda dan keluarga. Ada yang mengunjungi keluarga yang jauh di luar kota atau berlibur ke pantai. Memang pantai merupakan tempat berlibur yang paling diminati masyarakat. Ada banyak alasan untuk berlibur ke pantai salah satunya panorama yang tanpa batas dan sunset atau sunrise yang indah. Dan tidak sedikit wisatawan yang sekedar ingin berjemur untuk membuat kulitnya tampak sedikit coklat.

Cara Meredam Kulit Yang Terbakar Matahari

Kulit yang terbakar sinar matahari secara berlebihan akan berakibat fatal yaitu terkena kanker kulit yang berbahaya. Dan jika Anda sehabis berlibur dipantai kemudian terlihat kulit menjadi kemerahan dan terasa nyeri atau perih maka sebaiknya lakukan peredaan pada kulit yang terbakar tersebut. Dan berikut berbagai cara untuk meredakannya, Anda bisa memilihnya salah satu agar kulit pada wajah dan tubuh Anda kembali cantik dan berseri.

  • Krim cukur

Karena mengandung mentol dan yang lainnya maka bisa membuat kulit menjadi terasa dingin. Kemudian menguap dengan membawa serta rasa panas dari kulit Anda. Tentunya hal ini hanya bersifat sementara.

  • Lidah buaya

Sudah sangat diakui bahwa gel lidah buaya sangat baik untuk meredakan kulit yang terbakar matahari atau terkena air panas bahkan api. Anda kana mudah menemuinya dari banyak apotek atau toko obat lainnya. Meskipun banyak yang mengatakan bahwa lidah buaya meringankan kulit yang terbakar namun kenyataannya banyak yang sembuh dari kulit yang terbakar tersebut.

  • Cuka Sari Apel

Dianggap sebagai Pereda rasa nyeri akibat kulit yang terbakar matahari karena mengandung antiseptik dan mendinginkan kulit yang terbakar.

  • Vitamin C dan E

Mampu mencegah rusaknya kulit karena terbakar sinar matahari sehingga akan tetap cantik dengan mengonsumsinya setiap hari. Atau menggunakan krim yang mengandung vitamin C dan E.

  • Mandi air dingin

Tidak hanya mandi dengan air dingin namun mengompresnya dengan air panas juga bisa meredakan rasa nyeri dan panas pada kulit yang terbakar sinar matahari.