Jika Petugas Bea Cukai Menahan Paket Anda

Impor atau ekspor barang sudah menjadi hal biasa dalam industri perdagangan. Dengan adanya globalisasi, produk di dalam negeri dapat dijual tidak hanya di dalam negeri tetapi juga dapat dijual di luar negeri. Produk yang diimpor biasanya ada yang langsung dapat diambil dan ada yang terkena penahanan di Bandara. Untuk yang terkena penahanan di bea cukai bagian Bandara Soekarno hatta, Anda jangan langsung panik. Karena Anda dapat mengurusnya dan mendapatkan paket Anda kembali. Bea cukai Bandara Soekarno hatta akan menanyakan kepada Anda perihal dokumen yang terkait dengan impor. Anda dapat memberikan bukti berupa biaya transfer dan lain-lain.

Tenang Saja, Begini Yang Dapat Anda Lakukan

Paket yang tertahan di bea cukai Bandara Soekarno hatta merupakan istilah sering digunakan untuk menyebut suatu produk yang tidak atau belum memperoleh izin dari petugas pemeriksaan bea cukai. Seperti yang telah diketahui bahwa paket yang dikirim dari luar negeri selalu diperiksa oleh petugas dari bea cukai. Pemeriksaan secara umum tersebut mempunyai tujuan untuk melihat bahwa apakah barang diizinkan masuk ke Indonesia yang kemudian dikaitkan dengan perundangan atau peraturan yang berlaku. Kemudian juga menetapkan bea masuk serta pajak mengenai barang kiriman. Biasanya Bea cukai memeriksa paket yang dikirim melalui EMS, DHL, Express Mail International (USPS), TNT, Fedex, Aramex, UPS serta jasa kurir swasta yang lain.

Paket yang belum juga release di bea cukai Bandara Soekarno hatta, dapat disebabkan oleh hal-hal berikut ini;

  1. Paket mempunyai muatan berupa barang yang dilarang di Indonesia, seperti senjata api ilegal, narkoba, dan lain-lain.
  2. Barang yang ada di dalam paket, keberadaannya harus dibatasi serta memerlukan izin secara khusus dari instansi tertentu.
  3. Nilai harga paket diragukan kebenarannya. Contoh kasusnya adalah, jika paket seharusnya bernilai $ 100, akan tetapi oleh pengirim ditulis dengan harga $ 40.

Paket-paket tersebut merupakan jenis paket yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh bea cukai, oleh karena itu ditahan. Sementara itu jika terbukti bahwa isi paket merupakan produk yang dilarang di Indonesia, maka akan disita petugas.