Inilah Aturan Pembayaran Mendaftar Merek Dagang

Mendaftarkan sebuah merek dagang bukanlah perkara yang sulit, bahkan saat ini, sudah banyak perusahaan maupun konsultan yang siap membantu segala proses yang dibutuhkan. Mulai dari pengecekan, pendaftaran, pembayaran, hingga pengurusan finalisasi. Berbicara mengenai biaya pendaftaran merek, mungkin Anda bertanya-tanya, bagaimana aturan pembayaran yang resmi? Takutnya, Anda akan terjebak dalam penipuan jika tidak mengetahui prosedur pembayaran yang benar. Nah dalam artikel berikut akan dijelaskan secara singkat bagaimana aturan dalam membayar pendaftaran brand. Yuk mari kita simak!

Berikut Biaya Yang Dikeluarkan Untuk Mendaftarkan Produk Anda

Merintis sebuah usaha memang membutuhkan sedikit modal, baik modal barang maupun modal uang. Jika Anda ingin produk Anda dikenal publik, tentu memiliki brand adalah salah satu cara yang dapat dilakukan. Dengan brand yang baik dan menarik, produk usaha akan banyak dilirik oleh masyarakat sasaran. Oleh sebab itu Anda disarankan untuk mendaftarkan merek dagang Anda ke lembaga atau badan yang terpercaya.

Aturan mengenai biaya pendaftaran merek memang terkesan membingungkan bagi masyarakat awam. Kebingungan masyarakat ini bukan saja dipicu oleh perhitungan biaya untuk pendaftaran merek saja, namun juga pemahaman tentang syarat pendaftaran sebuah merek. Meskipun demikian, undang-undang tentang merek di Indonesia sudah mengatur jika permohonan pendaftaran beberapa merek dapat dilakukan dalam satu kali permohonan.

Lalu berapa biaya yang dibutuhkan untuk mulai mendaftarkan merek tersebut? Tarif yang dibutuhkan memang beragam, tergantung dari kebijakan masing-masing lembaga. Namun secara garis besar, tarif yang dibutuhkan untuk melakukan pendaftaran merek didasarkan pada tarif per kelas produk. Kelas produk yang dimaksud adalah klasifikasi terhadap produk-produk barang dan jasa yang telah diatur oleh undang-undang. Biasanya, pendaftaran akan membutuhkan biaya sebesar Rp100.000 sampai dengan Rp200.000 untuk sekali pengecekan merek, Rp1.000.000 untuk biaya konsultasi, dan proses legalisasi pendaftaran yang membutuhkan biaya sekitar Rp3.000.000 dan sudah termasuk pendaftaran logo. Seluruh biaya pendaftaran merek akan disetorkan ke lembaga hak kekayaan intelektual negara dan membutuhkan proses beberapa bulan hingga maksimal 2 tahun.