Cara Memasang Paving Block Yang Benar

Sekarang ini sudah tidak asing lagi penggunaan Paving Block yang tidak hanya digunakan pada halaman rumah tetapi juga sudah banyak trotoar jalan, halaman sekolah, halaman kantor dan masih banyak lagi. Paving ini dibuat dari bahan yang kuat maka akan tahan lama dan paving ini sangat mudah menyerap air. Apabila Anda ingin menumbuhkan rumput pada sela-sela paving agar terlihat alami maka Anda dapat memiliki paving grass block. Sebenarnya masih banyak lagi jenis paving seperti paving hexagon, kansteen, ubin dan yang lainnya. semua jenis dari paving tersebut mempunyai fungsi yang sama yaitu digunakan untuk menutupi permukaan pada tanah sehingga akan terlihat lebih rapi dan juga indah. Oleh sebab itu, agar menghasilkan paving yang kuat dan tahan lama maka perlu memasang paving dengan menggunakan teknik yang benar dan juga mengetahui bagaimana cara menghitung volume paving.

Cara Untuk Memasang Paving Block Yang Benar Agar Tahan Lama

Apabila Anda berniat akan menggunakan Paving Block sebagai penutup halaman rumah ataupun tempat yang lain, maka berikut ini ada tips untuk memasang paving yang benar dan juga kuat:

  1. Pasir pengisi celah paving

Paving termasuk golongan konstruksi yang fleksibel sehingga untuk memasang paving tidak memerlukan bahan pengikat melainkan cukup membutuhkan pasir. Pada proses pemasangan paving, sebaiknya harus memahami cara untuk hitung volume paving yang benar untuk menentukan jumlah pasir yang digunakan untuk pengisi celah antara paving. Diusahakan supaya celah antara paving tidak terlalu lebar supaya tidak mudah bergeser. Buat ukuran celah kurang lebih 2-4 mm dan pilih jenis pasir yang teksturnya kasar supaya air dapat menyerap. Isi pasir sekitar setengah dari ketebalan paving.

  1. Bingkai sebagai pondasi paving

Kekuatan paving juga dipengaruhi oleh bingkai paving dan kondisi tanah. Tanah begitu mudah mengalami pergeseran dan juga perubahan maka akan membuat paving mudah geser yang nantinya membuat tidak rata dan rapi. Sebaiknya meratakan tanah terlebih dulu, memilih tanah yang keras serta padat supaya semakin kuat dalam menopang paving. Selain itu juga diperlukan pondasi, yang membuat paving seakan mempunyai bingkai pada bagian pinggir. Fungsinya adalah menjaga Paving Block dari berbagai tekanan sehingga membuat paving tidak mudah rusak atau bergeser.